


Tembalang (29/05/13) Survei tentang peternakan kambing yang ada di tembalang dan sekitarnya menunjukkan bahwa lingkungan kandang yang ada di desa tersebut kurang mendukung untuk pemeliharaan ternak kambing, ternak dibiarkan apa adanya hidup dilingkungan yang sedemikian rupa, tanpa adanya kata layak di tempat tersebut. Dinding yang bolong-bolong dengan peyangga seadanya peternakan itu berdiri selama 25 tahun dihitung sejak tahun 1988.
Tak khayal dipeternakan tersebut sering adanya penyakit, mulai kembung sampai masuk angin, pengobatannya pun masih sederhana, tidak ada mantri ataupun dokter hewan yang dipanggil untuk megobati hewan ternak tersebut. kata bapak ngadi warga tembalang peternak kambing "diobati saja sendiri penyakit ini sudah biasa lumrah, gag perlu ada mantri ataupun dokter cukup diobati seadaynya saja pakai batang pohon pepaya atau selang air dengan cara di masukkan selang atau batang tadi di lubang anus si kambing, dengan begitu angin yang ada di dalam perut bisa hilang. Sistem para peternak di desa masih menggunakan cara tradisional. Beternak kambing merupakan mata pencaharian sebagaian besar rakyat kecil, karna dianggap mereka dapat dijadikan sebagai tabungan di masa tua, atau sewaktu-waktu mereka butuh uang dapat dijual.
Untuk Dinas terkait dihimbau agar sering mengadakan kunjungan ke peternak-peternpak kecil, karna menurut pernyataan yang saya dapat belum pernah ada dinas terkait melakukan tinjauan.
antaranya perlu tijauan kandang, hewan ternak, lingkungan, pemeriksaan hewan ternak, karna degan adanya hal tersebut di himbau akan bisa sedikit membantu mennjaga kesehatan ternak, karna ternak (kambing) tsbt dijadikan mata pencaharian dan tabungan dimasa akan datang
Dipostkan : Akbar Reksa (29/05/13)
Lokasi Peternakan Kambing Ds. Tembalang
(Gambar Diambil Langsung Dari Peternakan Terkait)
Mungkin masih banyak peternakan yang butuh penanganan dari dinas
berikut salah satu contoh Peternakan kambing yang perlu peninjauan kusus.